Thursday, March 21, 2013

Website Poker Online Terpercaya - Fokus Benahi Daya Juang

Website Poker Online Terpercaya - Fokus Benahi Daya Juang

Texaspoker cc1 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - DBL Selection Team 2012 kemarin (16/12) menjalani sesi latihan dan uji coba terakhir di DBL Arena. Selanjutnya, hari ini 24 pemain putra dan putri plus empat pelatih akan terbang ke Queensland, Australia, untuk mengikuti Christmas on the Coast International Challenge Tournament 2012 pada 20-23 Desember mendatang.

Kemarin tim putri berlatih sendiri, sedangkan tim putra melakoni dua pertandingan uji coba. Pagi melawan tim Raiders Surabaya, malamnya Hans Abraham dkk menantang tim Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Pada laga perdana, DBL Selection bermain imbang 53-53 dengan Raiders. Berdasar kesepakatan kedua tim, pertandingan tidak dilanjutkan ke babak tambahan waktu alias overtime.

Tiga pemain DBL Selection mencatat double digit point. Yakni forward Gregorio Claudie Wibowo (14 poin), I Kadek Alit Suarjana (12), dan Hans Abraham (10). Yang menarik, tim Raiders diperkuat Hermann Josis Mokalu alias Yosi Project Pop. Kemarin Yosi bermain hampir sepuluh menit dan mencetak satu poin.

"Kebetulan, hari ini (kemarin, Red) ada job di Surabaya, lalu diajak tim Raiders untuk bermain melawan tim DBL. Secara permainan tim DBL cukup bagus. Beberapa pemain malah punya kemampuan individu yang menonjol," kata Yosi seusai pertandingan.

"Hanya, emosi mereka masih harus lebih ditata agar mampu bermain lebih smart. Saya mengenal pelatih tim putra (P. Abrizalt Hasiholan, Red), dia merupakan pelatih sarat pengalaman. Saya percaya tim ini akan berkembang menjadi jauh lebih baik," tegasnya.

Yosi benar. Raiders sejatinya mampu unggul lima poin (20-15) pada akhir kuarter pertama. Namun, DBL mampu mengejar dan menyamakan kedudukan pada akhir pertandingan.

Sementara itu, pada laga kedua, DBL Selection yang tampil habis-habisan pada pagi harinya menyerah kepada Unair dengan skor 44-54. Pada laga tersebut Abrizalt melakukan rotasi besar-besaran untuk mencoba semua pemain.

"Hari ini (kemarin) anak-anak bermain lebih hustle. Fighting spirit yang tak terlihat di laga uji coba pertama mampu mereka tunjukkan di pertandingan ini. Secara keseluruhan cukup puas dengan permainan anak-anak melawan Raiders," tegas pelatih asal SMAN 3 Jakarta itu.

"Di Australia kami membawa nama Indonesia. Kami tujuh kali berlatih dalam lima hari di Surabaya, melakoni tiga uji coba. Hal utama bagi kami adalah meningkatkan daya juang," imbuh Abrizalt.

Berformat round robin, di Australia tim putra akan menjalani pertandingan pertama melawan tim Petronas Malaysia. Selain itu, DBL Selection berhadapan dengan Gold Coast U-18, North Brisbane U-18, dan Sunshine Coast U-18. (nur/c9/ttg)

No comments:

Post a Comment