Thursday, March 21, 2013

Tangkasnet Online Terbaru - Lisensi Lebih Tinggi Bukan Garansi

Tangkasnet Online Terbaru - Lisensi Lebih Tinggi Bukan Garansi

Rgo88.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - Terpilih sudah 26 wasit terbaik dari Referee Camp 2012 yang diselenggarakan PT DBL Indonesia. Nama-nama wasit itu diumumkan dalam hari terakhir Referee Camp 2012 di Puri Darmo kemarin (12/10). Melalui tiga tahap tes secara ketat, wasit-wasit pilihan itu nanti diterjunkan di Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament yang dimulai hari ini (13/10) di DBL Arena.

Dalam memeringkat para wasit yang awalnya berjumlah 34 orang, tiga tes yang diselenggarakan sejak Rabu lalu (10/10) diberi bobot yang berbeda-beda. Psikotes memiliki porsi nilai tertinggi, yaitu 40 persen. Sedangkan, beep test dan tes pengetahuan aturan FIBA sama-sama memiliki bobot 30 persen.

"Kami sangat berterima kasih kepada PT DBL Indonesia dan PP Perbasi yang sudah melakukan penyegaran wasit dengan mengadakan Referee Camp ini. Harapan kami, untuk camp mendatang faktor jam terbang wasit juga menjadi pertimbangan," kata wasit asal Jakarta Ibnu Susilo. Dia merupakan salah seorang yang masuk daftar 26 wasit terbaik.

Dalam pengumuman kemarin terjadi kejutan. Yakni, tidak masuknya beberapa wasit berlisensi A yang tahun lalu memimpin pertandingan NBL ataupun WNBL. Sebagai ganti, tiga wasit berlisensi B1 akan turun memimpin pertandingan preseason.

"Menurut saya, ini penilaian yang fair. Kenapa psikotes menempati bobot tertinggi karena memang dibutuhkan. Wasit dituntut memiliki leadership, ketenangan, ketegasan, dan kecermatan. Pertandingan basket membutuhkan standar tinggi untuk hal itu. Kalau secara psikologis tak layak, mereka tak akan bisa mengatasi tekanan di lapangan," ungkap salah seorang asesor Abdul Rachman Syam Tuasikal.

Ketua Bidang Pengembangan SDM PP Perbasi Danny Kosasih sepakat dengan pernyataan Rachman. Danny mengatakan, meski berlisensi A, belum tentu sang pengadil mampu keluar dari tekanan laga jika secara leadership kurang.

Syarifudin Muhayar, salah seorang wasit yang tidak lolos, menuturkan bahwa kegagalannya kali ini memberikan hikmah. Yaitu, agar melakukan persiapan lebih baik. Dia menyatakan, kali ini persiapan yang dilakukan sangat mepet. (dra/c4/ang)

No comments:

Post a Comment