Thursday, March 21, 2013

Tangkas Poker Online - Ujian Berat Juara Bertahan

Tangkas Poker Online - Ujian Berat Juara Bertahan

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - CLS Knights Good Day Surabaya akan menjalani ujian superberat untuk mempertahankan gelar Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament Dalam semifinal malam nanti (20/10), mereka akan menghadapi Dell Aspac Jakarta.

Pada final turnamen pemanasan tahun lalu di Malang, CLS mantap meraih gelar dengan menekuk Aspac 59-50. Namun, tidak berarti kali ini CLS bakal bisa kembali mengalahkan Aspac dengan mudah. Aspac yang akan tampil nanti malam jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan skuad Aspac di final tahun lalu.

Pada final musim lalu, Aspac tidak diperkuat kapten sekaligus point guard utama Mario Gerungan. Pun demikian shooter Xaverius Prawiro yang saat itu masih menjalani pelatnas untuk persiapan SEA Games.

Hasil berbeda terjadi pada musim reguler 2011-2012. Saat keduanya bergabung, dua kali Aspac memukul CLS.

CLS kali ini sebenarnya juga terlihat lebih kuat jika dibandingkan dengan musim lalu. Kedatangan pelatih baru Eduard Santos Vergeire membuat permainan cepat CLS lebih menggigit. Karena itu, duel Aspac melawan CLS malam nanti bakal berjalan seru dan penuh aksi.

"Aspac adalah lawan yang sangat berat. Para pemain mereka tidak hanya tinggi, namun juga lebar. Mereka sangat kuat di rebound. Padahal, itu kelemahan kami," tutur Eduard Santos Vergeire.

Pelatih yang akrab disapa Coach Dong itu juga menegaskan akan lebih berfokus pada perbaikan mental pemain untuk semifinal. Sebab, kondisi psikologis pemain menjadi problem terbesar CLS selama ini.

Belum padunya center baru Dian Heryadi juga menjadi perhatian Coach Dong. Salah seorang tukang rebound terbaik di tanah air itu belum menunjukkan kelasnya untuk menjadi solusi bagi kelemahan CLS dalam hal rebound.

Bisa jadi kelemahan CLS itu akan dimanfaatkan Aspac. Sebab, di Aspac ada center papan atas tanah air Muhammad Isman Thoyib. Plus masuknya Wahyu Widayat Jati membuat sektor big man mereka kian solid. (nur/c11/ang)

---

Kondisi Tim

Aspac

- Kepercayaan diri sedang tinggi setelah menjadi satu-satunya tim yang belum pernah terkalahkan di preseason tournament.
- Aspac menjadi tim dengan poin dan rebound terbanyak kedua di NBL. Soal poin (384), Aspac hanya kalah oleh Pelita Jaya Esia. Sedangkan dalam rebound, Aspac (220) hanya tertinggal oleh Satria Muda (248).
- Kemampuan big man Aspac dalam hal rebound sangat merata. Tiga pemainnya, Pringgo Regowo, M. Isman Thoyib, dan Wahyu Widayat Jati, menempati sepuluh besar rebound terbaik di preseason tournament. Tidak ada satu tim pun yang bisa menyamai capaian itu.

CLS Knights

- Gaya main run and gun menjadi andalan CLS di preseason tournament saat ini. Terlihat CLS menempati posisi tertinggi dalam pengumpulan assist di antara semua tim. CLS mengumpulkan 104 assist, jauh meninggalkan peringkat kedua Aspac (82 assist). Dimaz Muharri menjadi pemain yang membukukan assist paling banyak dengan jumlah total 25 assist dalam lima pertandingan.
- Skuad CLS relatif lengkap. Hanya shooter pelapis Jeffry Bong yang absen karena masih bergelut dengan cedera. Dalam liga laga, Ernest Koswara mampu menggantikan peran Jeffry dengan baik.
- CLS tidak memiliki scorer andalan. Kemampuan mereka merata. Forward Tony Agus yang menjadi pengumpul poin terbanyak di CLS bahkan tidak masuk sepuluh besar pemain terproduktif.

No comments:

Post a Comment