Thursday, March 21, 2013

Situs Resmi Togel Indonesia - Situs Resmi Togel Indonesia

Situs Resmi Togel Indonesia - Situs Resmi Togel Indonesia


Jayatoto.com adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat - Kasus pencabulan atlet-atlet yunior tenis oleh salah seorang pelatih berinisial DP mendapat perhatian Menpora Roy Suryo.Untuk menyikapi kasus ini, Roy Suryo telah berkoordinasi dengan Pelti dan Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI).
"Kami sangat terkejut dan geram. Kami hari ini akan langsung menentukan sikap," ujar Roy Suryo, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (1/2/2013).
Para korban pencabulan, berinisial Il, MA dan EG. Mereka datang ke Menpora diwakili oleh HAMI yang dipimpin oleh Sunan Kalijaga. "Kami akan sesegera mungkin akan melakukan koordinasi dengan KONI, dan Pelti. Intinya kantor Menpora mendukung pelaporan atas korban-korban yang dilakukan oleh pelatih DP.Pemerintah tidak diam. Tapi secara tidak resmi saya katakan akan memonitor kasus," ujar Roy Suryo lagi.
Menurut Sekjen HAMI M.Afzal Mahfuz,SH sudah menerima kuasa dari korban-korban untuk kasus pelecehan ini.
"Kami menerima kuasa dari tiga korban awal. Kami sudah melapor ke Polres Jakarta Barat. Kami akan juga menunggu kabar dari pihak penyidik Polres Jakarta Barat," cetus M.Afzal Mahfuz,S.H Sekjen HAMI.
"Kami dari HAMI masih merahasiakan tindakan pelecehan kepada korban. Kami juga akan meminta kepada penyidik jika membuat berita acara agar di dampingi psikolog anak ketika pelaku dan korban dipertemukan," ujar M.Afzal Mahfudz, S.H.
"Koni akan memonitor saudara DP. Di sisi lain saya akan memonitor juga apa yang dilakukan oleh Polres Jakarta Barat. Kami sangat concern dengan hal ini. Mungkin saja korban tidak hanya tiga. Mungkin saja banyak yang melapor," Koni.
"Kita akan terus memonitor para korban. Jika mereka merasa tertekan, kami akan memindahkan ke asrama Ragunan. Yang penting prestasi mereka tidak terganggu," Ujar Roy Suryo.

No comments:

Post a Comment