Thursday, March 21, 2013

Poker Boyaa Di Android - Hadiah Natal dari Australia

Poker Boyaa Di Android - Hadiah Natal dari Australia 

Texaspoker cc1 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - GOLD COAST - Berakhir sudah perjalanan DBL Indonesia Selection Team 2012 mengikuti Christmas on The Coast International Challenge di Gold Coast, Australia. Tim putri berhasil meraih juara ketiga di turnamen internasional pertama di Gold Coast tersebut.

Pesta perpisahan dilakukan secara sederhana bersama penyelenggara, Gold Coast City Regional Basketball Association (GCCRBA), kemarin (24/12). Setelah laga final, tim putra dan putri DBL Indonesia Selection diajak ke Chevron Island Surfers Paradise Park. Itu adalah sebuah taman kota yang letaknya tidak jauh dari Carrara Stadium, venue kejuaraan.

Di taman tersebut berdiri sebuah pohon natal buatan setinggi 12 meter. Berhiaskan kado dan pita khas tradisi Natal di Gold Coast. Tiba di sana segera saja seluruh anggota tim berfoto-foto di sekitarnya.

Ketika itu, tiba-tiba Sinterklas muncul dan berlari masuk di antara kerumunan. 'Merry Christmas! Merry Christmas!' teriak Sinterklas.

Tampilannya tidak seperti Sinterklas biasa. Dia memang tetap berjubah dan bercelana merah, serta berjenggot putih. Tapi, Sinterklas yang ini tidak mengenakan topi merah. Dia mamakai wig merah bergaya salah satu karakter dalam film Dragon Ball yang juga pernah top di Indonesia pada akhir 1990-an.

Gaya membagikan kadonya pun lebih sporty. Tidak lagi duduk dan memangku anak kecil sambil memberikan kado Natal, tapi seketika itu dia melempar satu per satu kado Natal-nya. Segera saja kerumunan para pemain itu menjadi heboh. Berloncatan saling berebut hadiah Natal.

Semua acara itu dirancang oleh Allan Hilzinger, CEO GCCRBA. 'Lucu kan dengan cara ini. Kebiasaan kami saat Natal memang bagi-bagi hadiah. Saya pikir akan pas kalau yang membagi Sinterklas langsung,' ungkap Allan.

Allan juga memastikan setiap orang mendapat satu kado. Setelah dibuka, di dalamnya berisimerchandise spesial dari Gold Coast Basketball. 'Lumayan dapat gratisan. Untung saya nggak jadi beli tadi di stadion,' celetuk Alfian Rachmat Fathoni, asisten pelatih tim putra DBL Selection.

Setelah aksi bagi-bagi kado itu, mereka makan siang bersama dengan menu khas Australia, fish and chips.

Kemarin tidak banyak agenda yang dijalani tim DBL Selection. Seharian mereka menjalani sesi foto bersama dan berbelanja di kawasan Coolangatta. Banyak suvenir dan aneka barang diborong untuk oleh-oleh keluarga di Indonesia. (*/c4/ang)

No comments:

Post a Comment