Thursday, March 21, 2013

Permainan Poker Domino - Rastafari Benahi Defense Aspac

Permainan Poker Domino - Rastafari Benahi Defense Aspac 

Texaspoker cc1 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Rastafari Horongbala tak mau menyia-nyiakan waktu. Pelatih anyar Dell Aspac Jakarta itu kemarin (27/12) langsung memimpin latihan tim di GOR Asaba Pluit, Jakarta Utara. Pelatih yang akrab dipanggil Fari tersebut fokus membenahi defense untuk menyambut seri II Speedy NBL Indonesia bulan depan di Jakarta.

"Game pertama akan berat buat kami karena langsung menghadapi Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta," kata Fari yang didekati Aspac setelah seri pertama di Bandung akhir November lalu itu.

Dia mengungkapkan, sejatinya Aspac tidak memiliki masalah dari sisi defense. Namun, Fari yang menggantikan Jugiyanto Kuntardjo -kini asisten pelatih- sebagai head coach itu merasa Mario Gerungan dkk perlu meningkatkan performanya.

Fari yang datang di tengah kompetisi enggan melakukan banyak perubahan di Aspac. Sebab, itu bisa membuat persiapan tim yang dilakukan sejak sebelum kompetisi menjadi amburadul. Karena itu, dia memilih memaksimalkan apa yang sudah dijalankan para pemain. Lagi pula, imbuh Fari, permainan Aspac sudah bagus. Sistem yang dijalankan di lapangan juga sudah sesuai.

"Dulu, saat saya masih melihat mereka dari luar, banyak pertanyaan mengapa permainan mereka begini. Sekarang, setelah saya di dalam, saya makin tahu dan karena itu banyak yang harus dimaksimalkan, bukan diubah," katanya.

Hanya, kata Fari, yang perlu dipoles saat ini adalah kemampuan shooting para pemain. Selain itu, dia memberikan porsi latihan lebih untuk memperkuat side ball dan zone marking. "Itu saja, tidak ada perubahan besar," katanya.

Sebelum bertanding melawan PJ, Fari akan menggelar tiga uji coba. Dua kali melawan Stadium Jakarta dan sekali melawan Garuda Kukar Bandung. Yang jelas, semua uji coba dijalankan sebelum 10 Januari. "Setelah itu, semua fokus ke seri II," katanya.

Fari menambahkan, mulai kemarin dirinya mulai belajar menjadi bagian dari tim. Sebab, sebagai pelatih baru, dia masih harus beradaptasi dan mengenal para pemain. Karena itu, sebelum membenahi teknis yang terlalu jauh, dia memilih untuk membenahi chemistry antara dirinya dan pemain.

"Saya mengenal beberapa pemain. Tapi, saya tidak mengenal mereka sebagai tim. Saya perlu adaptasi dan beruntung asisten pelatih banyak membantu saya," katanya. (aga/c13/ttg)

No comments:

Post a Comment