Thursday, March 21, 2013

Pemain Poker Terkaya Di Dunia - Pelita Jaya Bidik Raja Jakarta

Pemain Poker Terkaya Di Dunia - Pelita Jaya Bidik Raja Jakarta

Texaspoker cc adalah poker online dengan uang asli terpercaya-  Pelita Jaya Esia Jakarta memiliki kenangan indah saat National Basketball League (NBL) Indonesia menggelar seri di Jakarta. Musim lalu, pada seri VI, PJ menggila dengan menyapu bersih enam kemenangan. Termasuk mengandaskan dua seteru beratnya, Dell Aspac Jakarta dan Satria Muda (SM) Britama Jakarta.

Musim ini, saat seri kedua diselenggarakan di Hall Basket Senayan, Kelly Purwanto dkk bisa saja mengulang hasil serupa. Apalagi, sebagai juara preseason tournament, penampilan PJ sekarang berada di level puncak. Di bawah kendali pelatih baru Nathaniel Canson, PJ memang terlihat lebih hustle dan cepat.

Pada seri I di Bandung, 24 November-2 Desember lalu, PJ menyapu bersih lima kemenangan. Termasuk melawan Satria Muda dan Garuda Kukar Bandung.

Tantangan di seri II Jakarta pada 12-20 Januari nanti makin berat karena PJ langsung bertemu Aspac pada hari pertama. Sama dengan PJ, Aspac tak terkalahkan dalam lima pertandingan. Di Jakarta nanti, total PJ bermain enam kali.

Dalam preseason tournament lalu, Aspac memukul PJ dengan skor 68-60. Itulah yang membuat seluruh skuad PJ sangat bersemangat untuk membalik keadaan alias bounce back saat berhadapan dengan Aspac Sabtu mendatang (12/1).

Asisten pelatih PJ Koko Heru Setyo menyatakan, timnya sekarang sangat siap menghadapi seri Jakarta. Memang, PJ hanya sempat melakoni satu laga uji coba melawan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga. Pada pertandingan tersebut, PJ menang dengan margin jauh, lebih dari 20 angka. Laga uji coba itu dirasa cukup.

''Sekarang fokus kami memang mengalahkan Aspac,'' kata Koko kemarin (10/1). ''Kami juga menyiapkan enam game plan untuk menghadapi enam pertandingan. Tetapi, target kami sekarang Aspac dulu,'' imbuh pelatih asal Malang itu.

Koko menambahkan, Aspac adalah kekuatan yang menakutkan. Apalagi Dirk Mario Gerungan dkk memiliki pelatih baru, Rastafari Horongbala, yang notabene pelatih PJ di dua musim awal NBL. ''Kak Fari pasti tahu kami. Kami juga tahu sistem Kak Fari. Tapi, bisa saja dia memakai sistem baru lagi,'' tandasnya.

Kalau bisa mengalahkan Aspac, PJ tentu berpeluang menjadi tim Jakarta yang merajai Jakarta. Sebab, SM sang juara bertahan tidak sekuat musim sebelumnya. Mereka kalah dua kali di awal musim. Dua tim lain Jakarta, Tonga BSC dan Stadium, memiliki level yang lebih rendah ketimbang tim lain.

Dengan fakta itu, tambah Koko, motivasi pemain PJ sekarang makin besar. Menjadi juara di preseason tournament bukan hal yang membuat para pemain besar kepala. ''Tidak lah, kami kan belum mendapatkan apa pun,'' tegasnya. (nur/c13/ang)

Performa Lima Tim Jakarta di Jakarta

Pelita Jaya
Menang 11, Kalah 2

Musim lalu PJ menggila dengan menyapu bersih enam kemenangan. Termasuk menghadapi SM dan Aspac. Ini merupakan improve besar. Sebab, pada musim perdana, PJ kalah dua kali.

Aspac
Menang 7, Kalah 3

Aspac Jakarta tak pernah menyapu bersih kemenangan di Jakarta. Musim lalu Aspac keok dua kali dalam derby melawan SM dan Pelita Jaya. Pada musim perdana Aspac sekali kalah, lagi-lagi melawan SM.

Satria Muda
Menang 11, Kalah 1

Dalam dua musim terakhir Satria Muda (SM) pantas mendapatkan gelar Raja Ibu Kota. Pada musim 2010-2011 SM menyapu bersih enam kemenangan. Namun, musim lalu SM agak melemah, kalah tipis satu poin oleh Pelita Jaya (PJ).

Tonga BSC
Menang 1, Kalah 10

Satu-satunya kemenangan Tonga BSC di Jakarta terjadi pada musim 2010-2011. Saat itu Tonga berhasil mengalahkan Satya Wacana Salatiga. Dalam 10 game sisanya, BSC selalu menelan kekalahan.

Stadium
Menang 6, Kalah 6

Stadium selalu kalah melawan tim anggota big five di Jakarta. Dalam total 12 pertandingan, Stadium menang enam kali. Musim lalu Stadium empat kali menang dari enam laga. Dua kekalahan diterima dari PJ dan CLS Knights Surabaya.

No comments:

Post a Comment