Thursday, March 21, 2013

Komunitas Judi Bola Tangkas - Coach Nath: Timnas Muda Memiliki Segala Hal yang Kami Butuhkan

Komunitas Judi Bola Tangkas - Coach Nath: Timnas Muda Memiliki Segala Hal yang Kami Butuhkan 

Rgobet.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - Tujuh belas tahun adalah penantian yang cukup panjang bagi Indonesia untuk tampil kembali di ajang FIBA Asia U18. Namun, Kepala Pelatih Tim Nasional (Timnas) Muda Indonesia Nathaniel ‘Nath’ Canson optimis anak asuhnya mampu menebus penantian itu dengan meninggalkan jejak bersejarah di kejuaraan 22nd FIBA Asia U18 Championship.
Pada preliminary round yang akan dimulai pada 17 Agustus 2012 mendatang, Indonesia tergabung di grup C. Di grup tersebut, Timnas Muda bakal berjibaku melawan Taiwan, Bahrain, serta tuan tumah Mongolia.
Bagaimana kesiapan Indonesia di kejuaraan tersebut? Coach Nath menuturkannya kepada website resmi FIBA Asia. Berikut petikan wawancaranya.
FIBA Asia: Kiprah terakhir Indonesia di kejuaraan FIBA Asia U18 adalah 17 tahun silam. Komentar Anda?
Canson: Bagi seluruh tim, pengalaman ini tentu sangat menyenangkan. Saya bahkan tidak pernah menyangka bahwa Indonesia sudah absen demikian lama di turnamen ini.
FIBA Asia: Apa target Anda di Mongolia?
Canson: Target tim adalah meraih posisi yang lebih baik dari kiprah terakhir di FIBA Asia U18 pada tahun 1995 lalu. Saat itu, Indonesia duduk di posisi ke-5.
FIBA Asia: Apa pendapat Anda tentang hasil drawing preliminary round?
Canson: Kami sedikit beruntung. Tapi, bukan berarti langkah kami akan mudah. Setiap pertandingan akan sulit bagi kami.
FIBA Asia: Dapatkah Anda memilih beberapa pemain yang menurut Anda sangat penting dalam rencana Anda?
Canson: Kedua belas pemain yang saya miliki punya arti penting bagi saya. Masing-masing punya tugas yang penting bagi tim.

FIBA Asia: Apa kekuatan tim dan bagaimana rencana Anda dengan kekuatan tersebut?
Canson: Kekuatan tim terletak pada tembakan luar dan penetrasi. Seluruh staf pelatih bekerja sangat keras untuk memoles skill mereka dengan sejumlah half court scrimmages.
FIBA Asia: Apa yang menjadi kelemahan tim dan bagaimana strategi Anda untuk mengatasinya?
Canson: Saat ini, para pelatih tengah bekerja keras untuk memaksimalkan side picks tim. Kami memperbanyak 3 on 3 dengan penekanan pada picks dan boxing-out.
FIBA Asia: Bandingkan tim Anda dengan tim Filipina.
Canson: Masih terlalu jauh untuk membandingkan tim saya dengan Filipina. Sebab, Filipina sudah jauh lebih dulu mendidik pebasket-pebasket mereka. Hal ini membuat mereka unggul segala-galanya dibandingkan kami. Baik dari segi rebounding, shooting, passing, juga dribbling. Terutama dalam hal mengeksekusi permainan dan mencari celah.
FIBA Asia: Apa pendapat Anda tentang tim Filipina yang keluar sebagai pemenang di kejuaraan SEABA U18, sementara Indonesia menyusul di peringkat kedua?
Canson: Filipina selalu jadi salah satu yang terfavorit di Asia. Hal ini karena mereka telah bermain basket di usia yang lebih dini, sehingga olahraga itu dianggap olahraga nasional. Setiap anak muda di Filipina pasti suka bermain basket. Jika Anda bermain dengan baik, basket pasti akan mengubah gaya hidup Anda.
FIBA Asia: Ada komentar lain?
Canson: Ya, Timnas Muda (U18) Indonesia adalah sekumpulan pemain yang luar biasa. Tim pilihan ini punya seluruh ‘bahan baku’ yang dibutuhkan pelatih untuk membuat tim jadi lebih baik. Dengan dukungan penuh dari Perbasi dan persiapan matang, tim ini pasti akan mampu melangkah jauh.
(S Mageshwaran/FIBA Asia)

No comments:

Post a Comment