Thursday, March 21, 2013

Jimat Main Judi Poker - Jangan Kapok Kembangkan Basket Indonesia

Jimat Main Judi Poker - Jangan Kapok Kembangkan Basket Indonesia

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Suasana haru mengiringi opening ceremony seri perdana musim reguler Speedy NBL Indonesia 2012-2013 di C-Tra Arena, Bandung, tadi malam (24/11). Tidak hanya menyaksikan adu hebat pebasket terbaik Indonesia.

Ribuan fans yang memenuhi arena juga diajak mengenang almarhum Andre Mamuaya, mantan owner Garuda Bandung (kini Garuda Kukar Bandung).

Arini Subianto, istri mendiang Andre, tak sanggup membendung air mata saat foto suaminya yang tersenyum ditayangkan di giant screen yang digantung di tengah lapangan. Andre meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada 21 Agustus lalu.

Tepuk tangan membahana saat wajah Andre muncul di giant screen. Setelah pemanggilan pemain CLS Knights Surabaya dan Garuda, Ketua Dewan Komisaris NBL Indonesia Irawan "Kimhong" Haryono menyerahkan jersey Garuda bernomor tiga kepada Arini. Itu merupakan jersey kesukaan Andre.

Arini tidak datang sendirian. Dalam opening bertajuk Tribute to Andre Mamuaya itu, dua putra Andre, Azaria Rafi Mamuaya dan Azel Rashaad Mamuaya, juga ambil bagian. Bahkan, bola tip off pertandingan Garuda kontra CLS diserahkan oleh kedua bocah tersebut kepada wasit.

"Saya sangat terharu. Tadinya saya tidak ingin sampai menangis. Tetapi, ketika melihat wajah Mas Andre yang tersenyum, saya tak kuasa menahan tangis. Saya teringat dedikasi Mas Andre terhadap Garuda," kata Arini.

Commissioner NBL Azrul Ananda menyatakan bahwa dirinya sempat nervous ketika bercerita tentang sosok Andre. Meski bukan orang yang paling dekat dengan almarhum, Azrul merasa Andre selalu bisa memberikan semangat untuk dirinya demi memajukan basket Indonesia.

"Beliau bukan sosok yang banyak bicara ataupun tampil di depan. Tapi, perbuatannya selalu bisa kami rasakan. Beliau selalu membantu kami, khususnya ketika mengawali liga. Ketika saya menghadapi masalah, Mas Andre selalu bisa memberikan support," kata Azrul.

Salah satu pesan singkat via BlackBerry Messenger (BBM) dari Andre beberapa hari sebelum meninggal juga sangat diingat Azrul. Pesan itu hanya berbunyi, "Jangan kapok ya, Zrul,". Meski singkat, impact-nya sangat luar biasa. Bagi Azrul dan segenap jajaran PT DBL Indonesia selaku pengelola liga, pesan tersebut memiliki makna sangat dalam.

"Dalam konteks liga dan basket Indonesia, saya mengartikannya untuk tidak kapok mengembangkan basket Indonesia. Saya menafsirkan pesan Mas Andre untuk semua pihak. Semoga kami tidak kapok, sponsor tidak kapok, dan penonton juga tidak kapok. Basket tetap memiliki masa depan sangat cerah," imbuh Azrul.

Arini dan ribuan penonton yang ada di C-Tra Arena tak terus-menerus larut dalam kesedihan. Pasalnya, mereka mendapatkan tiga suguhan pertandingan nan sengit pada hari pertama kemarin. Pada jam pertama, penonton dibikin sport jantung ketika Hangtuah Indonesia Muda Sumsel menang tipis 64-62 atas Stadium Jakarta. Gemuruh di C-Tra Arena kian membahana saat Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta membekap Satria Muda (SM) Britama Jakarta dengan skor 65-47. Para penonton kian dimanjakan aksi-aksi hebat ketika CLS menekuk Garuda dengan skor tipis 58-52.

"Game pertama sangat seru. Itu sebuah pertanda yang sangat baik untuk game-game selanjutnya. Ketika tim papan tengahnya sangat ketat, apalagi tim papan atas. Ini menunjukkan bahwa klub-klub berkembang," tambah Azrul.

Ketatnya pertandingan-pertandingan hari pertama kemarin tentu membayar pengorbanan fans yang harus menembus hujan untuk datang ke C-Tra Arena. Bahkan, dua jam sebelum open gate, para penonton sudah berdesakan untuk masuk arena.

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf adalah salah satu yang harus menerjang hujan untuk menyaksikan langsung serunya pertandingan-pertandingan di NBL. Dede menyatakan kekagumannya terhadap kemasan serta perkembangan liga basket profesional di Indonesia.

"Saya pribadi melihat ada semangat meluap-luap dari semua pihak untuk memajukan dunia basket Indonesia. Ini bagus untuk basket di masa mendatang. Bukan hanya untuk klub, tapi terutama untuk timnas," tegas Dede. (ru/c2/ang)

No comments:

Post a Comment