Thursday, March 21, 2013

Internet Bola Tangkas Online - Galank Top Rebound, Dimaz Top Assist

Internet Bola Tangkas Online - Galank Top Rebound, Dimaz Top Assist 

Rgobet.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - BABAK penyisihan Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament masih menyisakan dua hari. Namun, sudah terlihat siapa saja pemain yang akan jadi top performer di tiap-tiap posisi.

Galank Gunawan terus menegaskan diri sebagai rebounder terbaik Indonesia. Center Satria Muda Britama Jakarta di Speedy NBL Indonesia itu berkali-kali menjadi pengumpul rebound terbanyak di timnya, termasuk di preseason tournament musim ini.

Galank menjadi top rebounder sementara dengan catatan rata-rata 16,75 rebound dalam empat pertandingan. Total, pemain kelahiran Sampit, 13 Juni 1987, tersebut mencatat 67 rebound.

Jumlah itu tentu saja sangat fantastis, meninggalkan jauh catatan big man SM lainnya, Frida Aris Susanto, yang menempati peringkat kedua dengan rata-rata 9,50 rebound per game. Frida "hanya" mengumpulkan total 38 rebound dalam empat laga.

Dominasi Galank semakin terlihat jika membandingkan jumlah rebound-nya dengan big man papan atas nasional lain seperti Muhammad Isman Thoyib dan Pringgo Regowo (Dell Aspac Jakarta), juga Firman Dwi Nugroho (Satya Wacana Angsapura Salatiga) yang bahkan tak bisa menyentuh angka 40 poin.

"Memang catatan rebound Galank sangat baik. Namun, permainan kami adalah tim. Saya kira pada pertandingan hari ini (kemarin melawan Pacific, Red), rebound kami menurun," kata Octaviarro Romely Tamtelahitu, pelatih SM, kemarin.

Saat mengalahkan Pacific, SM mengumpulkan 45 rebound, lebih rendah daripada rata-rata team rebound per game yang mencapai 50. Namun, Galank tetap tampil konsisten, mencatat 16 rebound. Rekor Galank di preseason tournament adalah 20 rebound, yang dicatat saat SM mengandaskan NSH GMC Riau dengan skor 69-42 (14/10).

Sejak dua musim lalu, Galank mencatatkan diri sebagai rebounder terhebat SM. Catatan 8,04 rebound per game pada musim reguler 2010-2011 membuat dia menjadi runner-up rebounder terbaik di bawah center CLS Dian Heryadi (dulu Hangtuah Sumsel IM) yang mencatat 9,70 rebound per game.

Performa Galank di bawah ring juga mendapat pujian dari tim lain. "Saya kira Galank adalah rebounder paling agresif di NBL," tutur A.F. Rinaldo, asisten pelatih Garuda Bandung.

Di pihak lain, scorer andalan Stadium Jakarta Merio Ferdiansyah menjadi pemain tersubur sementara NBL Indonesia. Merio mengumpulkan total 61 poin. Walau saat kalah melawan Pelita Jaya Esia Jakarta semalam Merio hanya mengumpulkan empat poin, secara rata-rata dia juga masih berada di posisi teratas dengan 15,25 poin per game.

Melihat catatan itu, Merio memang masih terus menjaga produktivitas. Musim lalu pemain kelahiran Sukabumi yang berusia 27 tahun tersebut berada di posisi kedua pemain paling subur NBL Indonesia dengan 16,65 poin per game. Dia hanya kalah oleh MVP Yanuar Dwi Priasmoro yang membubuhkan catatan fantastis 17,33 poin per game.

Soal assist, point guard Dimaz Muharri sementara ini menjadi yang terbaik. Dalam empat pertandingan, Dimaz mengumpulkan 21 assist (5,25 assist per game).

Jumlah itu sangat jauh jika dibandingkan dengan milik Heryanto Gunawan (Bimasakti) yang hanya 3,33 assist per game sehingga menduduki peringkat kedua. Belum lagi, Heryanto melakukannya hanya dalam tiga pertandingan.

Dengan permainan run and gun ala pelatih baru Eduard Santos Vergeire, Dimaz bisa saja menjadi penantang utama untuk merebut gelar top assist musim ini. Musim lalu Dimaz hanya berada di posisi ketiga, kalah oleh Deny Sartika (Bimasakti) dan Mario Gerungan. (nur/c11/ang)

---

Nama: Dimaz Muharri
Lahir: Binjai, 17 September 1985
Tinggi: 181 cm
Assist: 21 (rata-rata 5,25 assist dalam empat pertandingan).

---

Nama: Galank Gunawan
Lahir: Sampit, 13 Juni 1987
Tinggi: 194 cm
Rebound: 67 (rata-rata 16,75 rebound dalam empat pertandingan)

---

Nama: Merio Ferdiansyah
Lahir: Sukabumi, 7 Mei 1985
Tinggi: 178 cm
Poin: 61 (rata-rata 15,25 poin dalam empat pertandingan)

No comments:

Post a Comment