Thursday, March 21, 2013

Daftar Kartu Poker - Awas, Kejutan Bawa Korban

Daftar Kartu Poker - Awas, Kejutan Bawa Korban

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya -
Tonga BSC Jakarta satu peringkat lebih baik daripada Satya Wacana Angsapura Salatiga. Juga demikian Bimasakti Nikko Steel Malang, satu setrip di atas Pacific Caesar Surabaya. Itulah konfigurasi klasemen akhir seri reguler NBL Indonesia musim lalu.
Di Speedy NBL Indonesia 2012–2013 konfigurasi tersebut ber peluang besar berubah. Pada lanjutan seri pertama di C-Tra Arena, Bandung, kemarin (25/11), Satya Wacana berhasil mengalahkan BSC 78-50. Sementara itu, Pacific tampil perkasa untuk mematahkan dominasi Bimasakti dengan skor tipis 69-62.
Kemenangan atas tim yang sebelumnya superior seperti kemarin tentu saja memberikan tambahan kepercayaan diri bagi Pacific dan Satya Wacana. Mereka pun bertekad memberikan perlawanan kepada tim yang lebih kuat.
”Kemenangan tadi (kemarin, Red) menjadi modal yang bagus untuk kami. Namun, yang perlu dijaga adalah anak-anak jangan larut dalam euforia karena ini baru game pertama. Persaingan musim ini lebih menarik. Di preseason lalu tak ada tim yang tak pernah menang. Itu sebuah tanda,” tutur Eddy Santoso, pelatih Pacific.
Hari ini Pacific akan menghadapi lawan yang lebih tangguh, Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta. Eddy meminta pemainnya tidak gentar dengan salah satu unggulan juara musim ini tersebut. Mantan pelatih Bimasakti itu meminta pemainnya tampil penuh determinasi tinggi. Dengan kondisi kalah secara materi, satusatunya senjata utama Pacific tentu semangat tempur yang tinggi.
Dalam pertandingan kemarin, Airlangga Sabara tampil hebat untuk Pacific dengan raihan double-double dengan 18 poin dan 13 rebound. Itu merupakan double-double keenamnya sepanjang karirnya di NBL Indonesia.
Jelang menghadapi Pacific, PJ yang merupakan juara preseason tournament juga menyatakan kewaspadaannya. Pelatih PJ Nathaniel Canson mengatakan, timnya tidak boleh larut dalam sukacita berlebihan meski pada pertandingan perdana berhasil mengalahkan juara bertahan Satria Muda (SM) Britama Jakarta.
”Lawan SM baru pertandingan pertama. Masih banyak laga lain. Ingat, sejak awal saya mengatakan bahwa semua tim jauh lebih serius musim ini. Bisa jadi akan banyak kejutan. Hanya dengan bermain maksimal, sebuah tim bisa menang,” ulas Coach Nath, panggilan Nathaniel Canson.
Satya Wacana hari ini juga bakal menantang tim unggulan lain CLS Knights Surabaya. Bagaimana skuad muda Garuda Kukar Bandung bisa sangat menyulitkan CLS dalam laga perdana seharusnya bisa memberikan inspirasi untuk Respati Ragil Pamungkas dkk.
Pelatih CLS Eduard Santos Vergeire menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan Satya Wacana sedikit pun. Apalagi, timnya masih memiliki masalah terlambat panas seperti saat melawan Garuda.
”Saya harus menemukan formula yang pas untuk membuat anak-anak langsung panas sejak kuarter pertama. Mereka baru ngotot di dua kuarter akhir. Jika dua kuarter awal hilang, itu akan menjadi masalah besar,” tegas Coach Dong, sapaan Eduard Santos Vergeire. (ru/c9/ang)

No comments:

Post a Comment