Thursday, March 21, 2013

Cheat Poker Indonesia - Kemenangan Pelita Jaya yang Tidak Mengesankan

Cheat Poker Indonesia - Kemenangan Pelita Jaya yang Tidak Mengesankan

Texaspoker cc adalah poker online dengan uang asli terpercaya- Sejak Seri II Jakarta dimulai, Pelita Jaya Esia Jakarta terlihat mengalami kesulitan menstabilkan permainan. Tidak terkecuali ketika tim ini menghadapi tim kuda hitam Stadium Jakarta. Selain hasil akhir yang cukup rendah, 54-48, baik Pelita Jaya yang menang maupun Stadium yang kalah terlihat sama-sama bermain kasar dan terburu-buru.
Prediksi bahwa laga akan berjalan ketat terbukti di kuarter pertama. Kedua tim bermain sama buruknya dalam akurasi rendah di bawah 30 persen. Jika ada satu hal yang membuat Stadium unggul 10-9 di akhir kuarter pertama, maka ia adalah kebiasaan tim ini sejak pertandingan yang lalu yang selalu melepaskan tembakan-tembakan tiga angka di lima menit pertama. Merio Ferdiyansyah dan Chandra Yusran menjadi pencetak tiga angka Stadium.
Hanya bermain selama satu menit lebih di kuarter pertama, Dimas Aryo Dewanto menjadi salah satu perusak pertahanan Stadium di kuarter kedua. Sayangnya, pemain yang akrab disapa Samid ini terbentur akurasi yang buruk setelah berulang kali bebas melepaskan tembakan. Poin-poin Pelita Jaya justru banyak berasal dari Ponsianus Indrawan yang beroperasi di bawah ring.
Operasi Ponsianus yang bekerja keras di bawah ring mendapat perlawanan dari tembakan-tembakan dan terobosan Fanny Budianto. Dalam laga yang mulai menjurus kasar, kedua tim menutup kuarter kedua dengan skor sama 24.
Merio yang belum terlalu baik di kuarter pertama dan kedua, ditarik keluar oleh kepala pelatih Stadium di kuarter ketiga. Merio tidak kembali lagi bermain di sisa laga. Beruntung, Stadium masih memiliki shooter handal pada diri Indra Budianto. Meskipun masih berjalan ketat, Stadium tertinggal 40-37 saat kuarter ketiga selesai.
Permainan cepat terjadi kembali di kuarter terakhir. Serangan-serangan banyak terhenti oleh foul-foul keras yang dilakukan oleh kedua tim. Pelita Jaya yang banyak menerima kesempatan tembakan bebas gagal memanfaatkan kesempatan. Para pemain Pelita Jaya hanya mampu mengkonversi 14 poin dari total 27 kesempatan tembakan bebas yang didapat.
Poin terbanyak Pelita Jaya dikumpulkan oleh Ponsianus Indrawan dengan 14 poin. Sementara pada kubu Stadium, tidak ada pemain yang berhasil meraih dua digit poin. Poin tertinggi dikumpulkan oleh Daniel Iskandar hanya dengan sembilan poin. (mb)

No comments:

Post a Comment