Thursday, March 21, 2013

Cara Membaca Bola Tangkas - Semangat Baru Garuda Bandung

Cara Membaca Bola Tangkas - Semangat Baru Garuda Bandung

Rgo88.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - SEMANGAT baru diusung Garuda Bandung menyongsong preseason tournament Speedy NBL Indonesia 2012. Ditinggal empat pemain senior yang menjadi andalan musim lalu, mereka kini menyandarkan harapan kepada pemain-pemain muda. Di bawah besutan pelatih kepala Wan Amran, mereka tetap yakin bisa bersaing di papan atas.

Empat pemain senior Garuda yang pergi adalah Octoviano Permata Sura, Teddy Febyanto, Indra Budianto, serta Nico Donnda Fritzgerald. Octo dan Teddy memutuskan pensiun. Indra berlabuh ke Stadium Jakarta dan Nico berlaga untuk Indonesia Warriors.

''Dengan umur saya, apalagi saya baru nikah, memang sudah saatnya pensiun. Lepas dari basket, saya memutuskan membuka bisnis sendiri,'' kata Octo -panggilan Octoviano, kapten Garuda musim lalu- kemarin (8/10). Kebetulan hari ini adalah perayaan ulang tahun ke-28 Octo.

Meski ditinggal empat pemain senior, Octo yakin Garuda tetap kompetitif musim depan. Sebab, para pemainnya memiliki catatan hebat sebelum berlaga di NBL. "Apalagi, Garuda tetap dilatih Wan Amran. Dia pelatih yang bagus," ulas Octo.

Octo lantas mencontohkan bagaimana ketika Satria Muda juara IBL pada 2004. Saat itu mereka juga diperkuat pemain muda, seperti Wendha Wijaya, Amin Prihantono, Wellyanson Situmorang, Faisal Julius Achmad, Youbel Sondakh, serta Octo sendiri. Mereka mampu mengalahkan Aspac yang diperkuat banyak pemain bintang, seperti A.F. Rinaldo, Andy Poedjakesuma, Denny Sumargo, dan Tri Adnyanaadi Lokatanaya.

''Jadi, tidak ada yang tidak mungkin. Kami saat itu hanyalah sekumpulan pemain muda yang baru bermain PON. Namun, toh akhirnya bisa juara. Saya kira ini bisa menjadi pelecut motivasi bagi Garuda sekarang,'' tegas Octo.

Di preseason tournament yang dimulai Sabtu mendatang (13/10), Garuda mendaftarkan sembilan rookie. Jumlah tersebut terbanyak dari semua tim kontestan. Dari sembilan pemain baru, ada tiga orang yang paling menonjol. Antara lain shooting guard Chandistira Pranantyo. Dira--panggilannya adalah kapten STIE Perbanas di Liga Bola Bakset Mahasiswa Nasional dalam dua tahun terakhir.

Dira diprediksi akan memiliki banyak minute play dan menjadi pelapis utama bagi dua shooter utama Christ Gideon atau Hendru Ramli. Selain Dira, nama Mohammad Rizal Falconi juga pantas mendapatkan perhatian. Rizal adalah bekas anggota tim DBL Indonesia All-Star 2010 yang sempat belajar dan bertanding ke Seattle Amerika Serikat. Dengan tinggi 195 cm, Rizal sangat lincah dan bermain di posisi small forward.

Selain dua nama itu, point guard Jonathan Elyaday juga diramalkan akan bersinar. Dia akan menjadi back up penting bagi kapten sekaligus playmaker utama Garuda Wendha Wijaya.

Sementara itu, asisten pelatih Garuda A.F. Rinaldo mengatakan, Octo dan tiga pemian senior lain yang pergi memang masih dibutuhkan. Meski begitu, Inal, sapaan karibnya, menyatakan Garuda harus tetap melangkah tanpa mereka.

''Kami memulai dari awal. Tidak dari nol. Dengan pemain muda yang kami miliki saat ini, kami berpotensi menghadirkan kejutan," yakin Inal.

Layaknya pemain muda, Inal menyatakan mental bertanding adalah salah satu kelemahan utama timnya. Hal itu setidaknya terlihat saat Garuda beruji coba dengan Pelita Jaya pekan lalu. Saat itu para pelatih dibuat geregetan dengan tipisnya keberanian para pemain untuk bermanuver. Ketika sudah mendapat spot untuk shooting, mereka masih saja melakukan set play.

"Itu ada kaitannya dengan kepercayaan diri pemain. Hal itulah yang harus ditempa terus-menerus. Tapi, enaknya pemain muda adalah mereka masih bisa dibentuk," beber Inal.

Bagaimana kekuatan barisan pemain muda Garuda akan diuji dalam preseason nanti. General Manager Garuda Aria Jabbar mengatakan, pihaknya akan melihat hasil di preseason untuk mengambil kebijakan terkait penambahan skuad maupun target di seri reguler.

"Kami juga hanya akan memberangkatkan sekitar 12 pemain di setiap seri. Ini bagus untuk kompetisi internal. Tidak perlu banyak pemain. Pemain muda juga akan mendapat tantangan untuk berkompetisi dengan senior," urai Aria. (ru/nur/c2/ang)

No comments:

Post a Comment