Thursday, March 21, 2013

Cara Jitu Menang Judi Poker - CLS Lolos dari Lubang Jarum Lagi

Cara Jitu Menang Judi Poker - CLS Lolos dari Lubang Jarum Lagi

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - Kalau ingin nonton pertandingan menegangkan, pilihlah laga CLS Knights Surabaya. Betapa tidak, dalam tiga laga pertama seri Bandung Speedy NBL Indonesia 2012-2013, mereka baru memastikan kemenangan pada detik akhir pertandingan. Bahkan, dalam laga ketiga melawan Hangtuah Sumsel Indonesia Muda kemarin (27/11), mereka butuh overtime untuk menang 75-72 di C-Tra Arena.

Yang kian membuat fans CLS sport jantung, dalam tiga laga itu CLS selalu tertinggal di kuarter-kuarter awal. Termasuk saat melawan Garuda Kukar Bandung dan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga. Baru di paro kedua pertandingan, Dimaz Muharri dkk bangkit.

Dalam pertandingan kemarin, CLS tertinggal 26-28 pada akhir kuarter kedua. Baru pada kuarter ketiga CLS balik unggul 45-43. Di kuarter keempat Hangtuah tidak menyerah. Mereka memaksakan overtime setelah kedudukan imbang 67-67.

Babak overtime pun masih seru karena CLS hanya unggul 8-5. Kemenangan kemarin sekaligus menjadi revans atas kekalahan mengejutkan CLS dari Hangtuah musim lalu di C-Tra Arena.

Meski selalu lolos dari lubang jarum dan menang dalam tiga pertandingan awal, pelatih CLS Eduard Santos Vergeire mengaku tidak puas dengan kinerja timnya. Pelatih yang karib disapa Coach Dong itu menilai, performa timnya masih angin-anginan. Menurut pelatih asal Filipina tersebut, Dimaz Muharri dkk belum menunjukkan karakter bermain layaknya kandidat juara.

"Selalu dan selalu terjadi, anak-anak telat panas. Saya masih memiliki pekerjaan besar untuk membenahi masalah mental. Menurut saya, ini memang berasal dari mental," terang Coach Dong.

"Di dua pertandingan sebelumnya kami memulai dengan jelek, namun mengakhirinya dengan baik. Tapi, malam ini (tadi malam, Red) anak-anak memulai dengan jelek dan mengakhirinya dengan jelek. Meski saya melihat mereka bekerja keras untuk meraih kemenangan," lanjutnya.

Sekali lagi, Rachmad Febri Utomo menjadi bintang CLS. Pemain asal Solo, Jateng, tersebut sukses menjadi top scorer dengan raihan 24 poin. Dia juga sering membantu pertahanan dengan membukukan sembilan rebound. Itu kali kedua beruntun bagi Febri sebagai top scorer.

Di sisi lain, pelatih Hangtuah Apriyadi menyatakan bangga meski anak asuhnya kalah. Menurut dia, anak asuhnya tak pantas kalah jika melihat bagaimana Tri Wilopo dkk mendikte permainan CLS.

Sayang, kematangan para pemain Hangtuah masih berada di bawah penggawa CLS. Beberapa kali pemain Hangtuah gagal memanfaatkan peluang. Salah satunya, free throw pada saat-saat genting.

"Tim ini memang improve. Namun, sekumpulan pemain muda yang tengah improve tentu membutuhkan thinking player yang memadai. Di tim ini, pemain yang memiliki knowledge game bagus masih kurang," ujar Apriyadi.

Faktor kematangan itu yang membuat anak asuhnya terlihat mengalami penurunan mental saat overtime. Beberapa kali para pemain Hangtuah gagal memasukkan bola dari free throw. Menurut Apriyadi, selain fisik yang menurun, itu disebabkan mental yang belum siap.

"Tapi, anak-anak bisa mendikte mereka (CLS). Hanya, anak-anak memang belum bisa melakukan adjustment dengan baik. Mereka menerima instruksi pelatih mentah-mentah. Ini pelajaran berharga untuk kami semua," tegas Apriyadi. (ru/c13/ang)

No comments:

Post a Comment