Thursday, March 21, 2013

Bola Tangkas Online Indonesia Gratis - Almarhum Andre Mamuaya, Owner Garuda Bandung, di Mata Manajer danPemain

Bola Tangkas Online Indonesia Gratis - Almarhum Andre Mamuaya, Owner Garuda Bandung, di Mata Manajer danPemain

Rgo88.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - Sepekan sudah Andre Mamuaya meninggal karena kecelakaan pada 21 Agustus lalu. Salah satu pihak yang sangat kehilangan adalah pemain dan manajemen Garuda, tim basket profesional milik Andre. Di mata anak buahnya di Garuda, pria kelahiran 19 Juli 1970 itu ialah sosok yang menyenangkan.

Ragil Ugeng-Jakarta

---

Kesedihan tampak jelas di wajah General Manager Garuda Bandung Aria Jabbar ketika menceritakan sosok Andre Mamuaya kepada Jawa Pos. Di mata Aria, Andre merupakan sosok tak tergantikan di tubuh Garuda. Sebagai owner, dia sangat perhatian pada semua kebutuhan tim.

Menantu salah seorang pendiri Astra, Benny Subianto, itu juga dikenal sosok yang bersahaja. Meski berstatus sebagai owner, Andre bisa memosisikan diri sebagai teman diskusi yang sangat menyenangkan.

"Beliau sangat open dan tidak neka-neka. Sebagai pebisnis yang sangat sibuk, beliau masih peduli pada tim ini. Mas Andre memang tak selalu berada di lapangan. Tetapi, dia tahu semua tentang perkembangan tim," terang Aria.

Andre memang sangat jarang mendampingi Garuda, baik ketika bertanding ataupun berlatih. Kesibukannya sebagai pebisnis papan atas tanah air membuatnya tak punya banyak waktu untuk mendampingi Octoviano Permata Sura dkk di dalam lapangan. Meski begitu, manajemen Garuda tak kehilangan akal untuk memfasilitasi perhatian Andre terhadap aksi anak asuhnya.

Salah satunya, mengarahkan sang bos untuk menyaksikan penampilan Garuda via live streaming. Kebetulan, NBL Indonesia sejak musim lalu melakukan gebrakan dengan menyediakan layanan live streaming.

"Yang tidak tahu pasti mengira bahwa Mas Andre tak pernah menyaksikan laga Garuda. Padahal, kami sudah membeli semua voucher untuk pertandingan Garuda dan big match. Jadi, beliau tahu betul perkembangan tim ini," ucap pria berkacamata tersebut.

Selain itu, Andre selalu bersikap realistis. Soal target, misalnya, dia tidak menuntut yang terlalu muluk di luar jangkauan timnya. Aria mengungkapkan, tak banyak yang tahu bahwa musim lalu target Garuda hanya berada di urutan keenam. Namun, akhirnya tim racikan W. Amran tersebut sukses berada di peringkat keempat.

"Beliau tidak senang dengan laporan ABS (asal bapak senang). Untuk semua laporan, harus ada penjelasan logisnya," ujar Aria.

Soal pengembangan Garuda, Andre telah menetapkan garis yang sangat tegas. Tim kebanggaan Kota Bandung itu harus bisa mengorbitkan pemain muda. Musim lalu beberapa pemain muda bermunculan. Salah satunya, Muhammad Dhiya'Ulhaq yang masih berusia 19 tahun. Rookie Garuda Christ Gideon juga menjadi salah seorang pemain paling bersinar pada NBL 2011-2012 lalu.

Soal pengembangan pemain muda, Andre meminta Garuda meniru kiat tim sepak bola idolanya, Manchester United (MU). Klub terkaya dunia itu memang salah satu tim yang paling banyak menelurkan talenta hebat.

"Pada awal musim, kami sudah bertanya kepada beliau tentang visi Garuda. Beliau hanya menjawab visi MU, bukan Real Madrid. Kami tahu bahwa itu berarti harus ada pemain yang diorbitkan. Bukan hanya membeli pemain bintang," tegas Aria.

Garuda pernah melakukan kebijakan seperti Real Madrid. Yakni, membeli pemain bintang untuk mendongkrak prestasi. Di antaranya, Mario Wuysang, Kelly Purwanto, dan I Made "Lolik" Sudiadnyana. Sayang, hingga kini belum ada trofi juara NBL yang mampir ke almari Garuda.

Lain Aria, lain pula pengalaman forward Denny Sumargo. Superstar basket Indonesia itu mengaku punya ikatan emosional yang kuat dengan Andre. Saat Andre mening­gal, Denny merasa memiliki banyak utang kepada mendiang.

"Saat pertama datang, saya tanya ke beliau tentang harapan mendatangkan saya. Beliau menjawab ingin juara. Saat itu saya langsung menjawab siap. Tahun pertama kami runner-up dan juara turnamen. Saya belum memberi beliau gelar juara, tetapi beliau keburu meninggal. Saya utang besar kepada beliau," tegas Denny.

Meski belum pernah juara, di era NBL Indonesia, kepemimpinan Andre telah memberikan prestasi membanggakan pada Garuda. Musim lalu mereka menyabet gelar best management. Asal bisa dilanjutkan dengan baik, dasar-dasar pengelolaan klub yang telah digariskan Andre berpeluang mengantarkan Garuda menjadi kampiun kelak. (*/c8/ang)

No comments:

Post a Comment