Thursday, March 21, 2013

Bola Tangkas Baru Online - Dag-Dig-Dug Indonesia Lolos ke Ronde Kedua

Bola Tangkas Baru Online - Dag-Dig-Dug Indonesia Lolos ke Ronde Kedua

Rgo88.com adalah tangkas online dengan setelan versi darat terpercaya - Tim Nasional Muda Indonesia meraih hasil pahit-manis di laga terakhir Grup C, 22nd FIBA Asia U18 Championship di Ulan Bator, kemarin (19/8). Walau kalah 67-73 di tangan tuan rumah Mongolia, Indonesia tetap berhak melaju ke ronde kedua.
Indonesia lolos berkat perhitungan goal average. Di Grup C, Indonesia, Mongolia, dan Bahrain memiliki nilai sama (4 poin). Namun, setelah hitung-hitungan poin memasukkan dan kemasukan, Bahrain dan Indonesia yang dapat jatah lolos bersama Taiwan.
Bahrain memiliki goal average 0,9292, Indonesia 0,7657. Mongolia 0,7026.
Hingga kuarter ketiga, Indonesia sebenarnya sempat dalam keadaan kritis. Jan Misael Panagan dkk sempat tertinggal 20 poin di kuater ketiga.
Banyaknya turnover Indonesia, dipadu dengan hot-nya tembakan pemain Mongolia, membuat situasi itu terjadi. Lkhamjav Munkhnasan, shooter tuan rumah, tampil “ajaib” dan mencetak total 33 poin (22 di antaranya sebelum half time). Bola-bola sulit dia masukkan, termasuk beberapa tembakan jauh dari garis tiga angka.
Tembakan dua angka Munkhnasan masuk 71 persen (10 dari 14), plus tiga tembakan tiga angka dan empat free throw. Perolehan itu adalah yang tertinggi bagi seorang pemain di seluruh turnamen ini.
Nathaniel “Nath” Canson, head coach Indonesia, terus mencoba menenangkan tim dan menerapkan strategi serta pergantian pemain jitu. Perlahan, Indonesia mengejar. Ketika waktu sisa sekitar dua menit, selisih poin hanya lima. Tapi, Indonesia sudah kehabisan waktu.
Setelah pertandingan, semua langsung menghitung selisih poin. Dan Indonesia tetap lolos, Mongolia tersingkir.
Bukan hanya itu, pertandingan melawan Mongolia ini tidak lagi dihitung di ronde kedua nanti. Di ronde itu, Indonesia masuk Grup F (gabungan tiga besar Grup C dan D). Menurut aturan, hanya hasil antara tim-tim yang lolos yang dihitung. Jadi, di Grup F, ranking Indonesia berada di atas Bahrain (yang sudah dikalahkan Indonesia).
Lebih jelasnya, di Grup F, Indonesia punya 3 poin, hasil menang lawan Bahrain dan kalah dari Taiwan. Bahrain hanya 2 poin, kalah dua kali dari Indonesia dan Taiwan.
Tiga tim lain di Grup F adalah Iran, Filipina, dan Arab Saudi. Secara akumulatif, Indonesia berada di urutan empat, di bawah Taiwan, Iran, dan Filipina. Tapi di atas Bahrain dan Arab Saudi.
Di ronde kedua, Indonesia akan bertanding tiga kali. Senin hari ini (20/8) lawan Filipina, lalu berturut-turut Iran dan Arab Saudi. Tidak perlu lagi melawan Taiwan dan Bahrain.
Nantinya, empat tim terbaik lolos ke babak perempatfinal. Jadi, menurut hitungan, bisa dibilang sistem ini agak menguntungkan Indonesia.
“Berarti, dari tiga laga di ronde kedua, kami hanya perlu menang sekali untuk mempertahankan posisi empat dan lolos lagi ke babak perempatfinal alias delapan besar,” kata Azrul Ananda, CEO sekaligus manajer Timnas Muda. “Bahrain dan Arab Saudi harus menang dua kali untuk menyalip Indonesia. Pertandingan kunci adalah Indonesia lawan Arab Saudi nanti,” tambahnya.
Namun, untuk meraih satu kemenangan itu, Indonesia harus banyak memperbaiki kekurangan. Khususnya problem lambat start di kuarter awal, seperti ketika melawan Bahrain dan Mongolia.
Kemarin, Coach Nath mengaku pemainnya terkesan meremehkan lawan. “Kami tidak bermain lepas. Defense sangat buruk. Sedangkan Mongolia bermain nothing to lose,” ujarnya.
Sang pelatih berharap, di ronde kedua, Indonesia bisa menunjukkan start dan permainan yang berbeda. “Semoga saat lawan Filipina, kami menunjukkan semangat yang berbeda,” ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Mongolia Ganzorig Boldbaatar sangat puas dengan permainan timnya. “Kredit besar untuk mereka. Kami bermain lepas. Indonesia tim yang sangat kuat, tapi tim kami mampu lepas dari tekanan dan menang. Walau tidak lolos, saya bangga dengan mereka,” pungkasnya.
Laga Indonesia melawan Filipina Senin hari ini dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB. (nur)
JADWAL INDONESIA DI RONDE KEDUA
(Semua pertandingan di Buyant-Ukhaa Arena)
Senin, 20/8      Indonesia v Filipina 11.00 WIB
Selasa, 21/8    Iran v Indonesia 11.00 WIB
Rabu, 22/8      Indonesia v Arab Saudi 11.00 WIB
Catatan: Indonesia butuh menang satu kali untuk lolos ke perempatfinal.

No comments:

Post a Comment