Thursday, March 21, 2013

Aplikasi Poker Boyaa Android - Awas, Pacific Makin Giant Killer

Aplikasi Poker Boyaa Android - Awas, Pacific Makin Giant Killer

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya -
Giant killing performance makin menjadi-jadi di Speedy NBL Indonesia 2012-2013. Terbaru, Pacific Caesar Surabaya yang musim lalu hanya bercokol di posisi kesembilan nyaris meluluhlantakkan tim kuat CLS Knights Surabaya. Meski akhirnya kalah tipis dengan skor 59-61, Pacific patut mendapatkan kredit tersendiri.

Pressing ketat serta sikap nothing to lose yang ditunjukkan Gege Nagata dkk membuat para pemain CLS kerepotan. Hingga laga menyisakan 29 detik, kedudukan masih imbang ketika guard Pacific Charlie Fanny Indra Putra sukses menjaringkan dua angka lewat free throw.

Namun, tembakan dua angka dari Tony Agus saat laga menyisakan empat detik membuat CLS akhirnya keluar lapangan dengan poin absolut. "Dalam situasi permainan yang sangat ketat hingga detik-detik akhir pertandingan, kami tak bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak angka. Padahal, sebenarnya CLS sudah team foul. Tapi, saya sangat bangga dengan anak-anak. Mereka menunjukkan karakter tak mau kalah yang sangat kuat," terang Eddy Santoso, pelatih Pacific.

Ini kali kedua Pacific mampu merepotkan tim-tim yang musim lalu lolos ke championship series. Sebelumnya, Minggu (25/11), mereka malah sukses menumbangkan Bimasakti Nikko Steel Malang yang musim lalu juga lolos ke championship series dengan skor 69-62.

Apa yang ditunjukkan Pacific tentu menjadi warning bagi semua tim kuat yang berlaga di NBL Indonesia musim ini. Mereka dituntut untuk berada dalam performa terbaik jika ingin memetik victory. Tak ada kemenangan yang mudah meski bersua tim-tim yang musim lalu tak lolos ke championship series.

Sebab, semua tim kini mengalami improve yang luar biasa. Selain Pacific, Satya Wacana menjadi salah satu kuda hitam yang bisa saja merusak dominasi tim-tim yang selalu lolos ke playoff dalam dua musim NBL.

Stadium Jakarta yang musim lalu hanya menempati urutan ketujuh bahkan bisa menekuk juara bertahan Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Eddy mengatakan, semua tim sangat bersemangat mempersiapkan diri menghadapi NBL Indonesia musim ini. Itulah yang membuat liga semakin ketat. Mantan pelatih Bimasakti itu menambahkan, persaingan di musim ini memang sangat menarik.

"Tidak ada lagi status coba-coba atau pemanasan. Semua menganggap setiap pertandingan itu penting. Salah besar kalau mengatakan bahwa awal musim adalah pemanasan," tegas Eddy.

Pelatih CLS Eduard Santos Vergeire setuju dengan ucapan Eddy. Menurut dia, semua tim kini memiliki kans besar untuk memetik kemenangan. Perbedaan kasta pada musim lalu semakin tak terlihat di season ini. Improve luar biasa yang ditunjukkan tim-tim yang musim lalu gagal lolos ke championship series membuat liga kian sulit diprediksi.

"Orang bisa mengatakan tim A, B, atau C kandidat juara. Di lapangan, belum tentu itu benar. Kami kerepotan, SM yang juara bertahan juga kesulitan. Kini kami seperti harus memiliki ribuan ide hanya demi bisa mendapatkan satu kemenangan," tambah pria yang karib disapa Coach Dong tersebut. (ru/c13/diq)

No comments:

Post a Comment